Ingin kukayuh sepedaku hingga ke seberang samudera
Tapi tak sampai
Kedua roda dan jeruji yang berkarat
hanya sampai di depan hatimu
tempat dimana aku menitipkan rindu
Barangkali aku telah kehabisan kata-kata
atau mungkin sekadar bosan
merangkai huruf-huruf yang tak bisa bicara
Adakah engkau tahu yang kurasakan ketika hujan?
Airnya jatuh menggenangi jantungku
Adakah engkau tahu ketika lahir kemarau?
saat dedaunan meranggas, parau
Teriknya surya membuat hatiku dahaga
Aku ingin berteduh
di tritisan hatimu saja
Barangkali sewaktu-waktu kau akan membukakan pintu
karena kamu tahu, aku di luar
Sendirian
11 Juni 2009





Komentar Terakhir